Thursday, July 05, 2012
Perkecambahan Kultur Biji Anggrek
Perkecambahan adalah munculnya individu baru dari suatu biji tanaman. Peristiwa ini merupakan salah satu tahapan pada siklus hidup tumbuhan. Tidak hanya secara in vivo, perkecambahan juga dapat dilakukan secara in vitro melalui teknik kultur jaringan dimana prosesnya lebih sering disebut sebagai kultur organ (biji). Nurfadilah
(2011) mengemukakan bahwa pada saat dikulturkan secara in vitro biji anggrek mengalami 5 fase Fase 0 (nol) merupakan fase awal dimana biji belum terlihat berkecambah.
Selanjutnya fase 1 yaitu tahapan dimana biji membentuk protokom. Protokom
adalah struktur bulat padat berwarna hijau yang nantinya akan membentuk organ
pada perkembangan embrio selanjutnya. Setelah fase 1, biji akan mengalami fase
2 yang ditandai dengan membesarnya protokorm dan terbentuknya primordia daun.
Kemudian biji akan mengalami fase 3 dimana protokorm mulai membentuk daun dan
akar yang pertama. Selanjutnya akan terlihat beberapa helaian daun-daun kecil
beserta akar yang menandakan pertumbuhan biji berada pada fase 4. Tahapan
perkembangan yang terakhir adalah terbentuknya tanamana kecil atau planlet yang
merupakan fase 5 sekaligus fase tahapan terakhir dari pertumbuhan dan
perkembangan awal suatu biji anggrek.
Thursday, June 28, 2012
Singkat Kata Tentang Polinasi
(Courtesy: Youtube)
Polinasi atau lebih dikenal sebagai penyerbukan merupakan peristiwa alami yang dibutuhkan semua jenis tumbuhan untuk berkembangbiak. Namun setiap jenis memiliki cara tersendiri untuk melakukan penyerbukan. Karena tumbuhan adalah mahkluk hidup yang sifatnya statis atau tak dapat berpindah tempat, maka tumbuhan membutuhkan perantara supaya proses polinasinya bisa terus dilakukan.
Salah satu perantara yang membantu penyerbukan pada tanaman adalah serangga atau lebah.
Bagaimana lebah dapat mengetahui bahwa jenis tanaman tersebut membutuhkan 'bantuannya'?
Tanaman juga melakukan mekanisme adaptasi dimana ia akan mengeluarkan senyawa kimia yang dapat menarik perhatian serangga sehingga si serangga mendatangi tanaman...hinggap di atas bunganya....yang secara tak langsung kunjungan tersebut telah membantu tanaman melakukan penyerbukan. Dari video di atas terlihat bahwa tanaman anggrek membentuk dirinya menyerupai tubuh lebah dimana hal tersebut dimaksudkan untuk menarik lawan jenis lebah 'asli' supaya melakukan kunjungan. Dengan begitu terjadilah penyerbukan tanaman oleh lebah
Thursday, March 22, 2012
Thursday, January 19, 2012
Elektroforesis
Elektroforesis adalah teknik pemisahan komponen atau molekul bermuatan berdasarkan perbedaan tingkat migrasinya dalam sebuah medan listrik. Medan listrik dialirkan pada suatu medium yang mengandung sampel yang akandipisahkan. Teknik ini dapat digunakan dengan memanfaatkan muatan listrik yang ada pada makromolekul. Jika molekul yang bermuatan negatif dilewatkan melalui suatu medium, kemudian dialiri arus listrik dari suatu kutub ke kutub yang berlawanan muatannya maka molekul tersebut akan bergerak dari kutub negatif ke kutub positif. Kecepatan gerak molekul tersebut tergantung pada perbandingan muatan terhadap massanya serta molekulnya.
Secara umum, elektroforesis dibedakan menjadi dua; yaitu:
- Elektroforesis kertas adalah jenis elektroforesis yang terdiri dari kertas sebagai fase diam dan partikel bermuatan yang terlarut sebagai fase gerak. Pemisahan ini terjadi akibat adanya gradasi konsentrasi sepanjan gsistem pemisahan. Pergerakan partikel dalam kertas tergantung pada muatan atau valensi zat terlarut, luas penampang, tegangan yang digunakan, konsentrasi elektrolit, kekuatan ion, pH, viskositas, dan adsorpsivitas zat terlarut.
- Elektroforesis gel ialah elektroforesis yang menggunakan gel sebagai fase diam untuk memisahkan molekul-molekul. Awalnya elektoforesis gel dilakukan dengan medium gel kanji (sebagai fase diam) yang seiring berjalannya waktu elektroforesis gel berkembang dengan menjadikan agarosa dan poliakrilamida sebagai gel media.
Subscribe to:
Posts (Atom)